Mypoly Indonesia – Sampai saat ini malaria masih menjadi salah satu penyakit yang dikhawatirkan di Indonesia. Meski angka kejadian malaria tidak sebesar DBD, tapi risikonya tida boleh disepelekan ya bun, pasalnya malaria bisa menyebabkan kematian khususnya jika menyerang anak-anak. Untuk itu setiap orang tua harus waspada terhadap penyakit ini. berikut ini 12 Gejala Malaria Pada Anak yang harus bunda waspadai.

Baca Juga – 7 Penyebab Anak Kurus dan Cara Ampuh Mengatasinya

Gejala Malaria Pada Anak

Gejala malaria pada anak biasanya muncul bergantung dari parasit yang ditularkan. Gejala yang umumnya terjadi pada anak yaitu

  • Nafsu makan menurun drastis.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Mudah rewel.
  • Rasa sakit dan nyeri di seluruh tubuh terutama punggung dan perut.
  • Limpa yang membesar.
  • Kejang atau hilang kesadaran ketika malaria sudah menjangkit otak.
  • Anak mengalami kesulitan untuk tidur.
  • Demam, bisa terus menerus atau muncul dan hilang secara bergantian.
  • Demam bisa terus meningkat dalam 1 hingga 2 hari dan bisa mencapai 40,6 derajat celcius.
  • Badan menggigil tetapi berkeringat.
  • Hembusan napas lebih cepat dari biasanya.

Dalam beberapa kasus, anak juga bisa mengalami hipotermia, bukan lagi demam. Ini artinya suhu tubuh anak jauh llebih rendah dari biasanya, umumnya ini terjadi pada anak di usia dibawah lima tahun.

Bagaimana Malaria Ditularkan?

Malaria adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium. Parasit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang telah terinfeksi. Ketika kita tergigit nyamuk Anopheles betina, parasit akan masuk ke dalam aliran darah dan berkembang biak di hati (liver).

Jika nyamuk menghisap darah dari orang yang sudah terinfeksi lebih dulu, maka secara otomatis parasit ini akan masuk ke dalam nyamuk tersebut. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia yang sehat, manusia tersebut akan tertular parasitnya.

Selain itu penularan lain juga bisa melalui tranfusi darah dan dari ibu ke janin atau yang lebih dikenal dengan malaria kongenital.

Baca Juga

Nah, kalau si kecil sudah menunjukan gejala diatas, sebaiknya langsung bawa ke dokter terdekat ya bun sebagai langkah awal diagnosis dan pencegahan lebih lanjut.

× Konsultasi dengan kami?