3 Kunci Utama Melatih Kesabaran Anak

Mypoly Indonesia – Mayoritas orang tidak suka menunggu ya bun pastinya, baik orang dewasa maupun anak-anak. Misalnya saat bunda dan si kecil sedang dalam antrian dan anak mulai tidak sabar, bisa jadi anak akan berteriak-teriak. Mungkin beberapa orang tua merasa tidak enak dengan orang lain yang sedang mengantri, atau bahkan memarahi anak.

Daripada memarahi anak yang justru bisa membuat anak menangis, ada baiknya bunda belajar melatih kesabaran anak. Berikut ini 3 kunci sukses utama melatih kesabaran anak.

Baca Juga – Aktivitas Ini Bisa Melatih Anak Belajar Berdiri

3 Kunci Utama Melatih Kesabaran Anak

Mengajarkan kesabaran pada anak sangatlah penting dan bunda harus mulai mengajari anak untuk bersabar sejak dini. Tujuannya agar anak bisa mengembangkan rasa toleransi dengan lebih bersabar. Sehingga nanti saat dia dewasa, dia tidak akan mudah gegabah dalam menghadapi cobaan maupun masalah. Bagaimana caranya?

Beri anak latihan menunggu

Menumbuhkan sikap sabar pada anak membutuhkan waktu yang mungkin cukup lama. Selain itu diperlukan latihan agar anak terbiasa menunggu dan bersabar.

Para peneliti menemukan bahwa anak yang sabar menunggu adalah anak-anak yang memiliki kemampuan untuk mengalihkan perhatian. Misalnya, dengan bernyanyi atau melakukan aktivitas lain saat mereka menunggu sesuatu.

Anak akan terbiasa mengalihkan perhatian dengan sikap sederhana dari orang tuanya, yaitu saat orang tua mengatakan “Tunggu dulu ya” saat anak meminta sesuatu.

Anak akan mencari aktivitas lain selama menunggu hingga akhirnya orang tuanya memberikan apa yang dia inginkan.

Percayalah anak bisa mengendalikan sikapnya

Kunci utama kedua adalah dengan memberi kepercayaan pada anak. Bunda harus yakin bahwa si kecil bisa bertanggung jawab. Ini juga memerlukan latihan dan pembiasaan ya bun.

Misalnya saat anak mengambil buku dari lemari, mintalah untuk mengembalikannya ke lemari setelah selesai. Selain itu bunda juga bisa memberikan contoh kepada anak.

Ajarkan kedisiplinan pada anak. Ajarkan pula tentang batasan, namun tunjukkan pula cinta anda saat anda melatih mental anak.

Menanggapi anak dengan penuh kesabaran

orang tua adalah panutan anak, bagaimana anak akan belajar bersabar jika orang tuanya tidak sabaran. Orang tua juga harus bersabar dan menjadi contoh bagi anak ya bun.

Saat Bunda sedang sibuk melakukan aktivitas, dan anak meminta sesuatu, tunjukkan kepada anak apa yang sedang bunda lakukan dan minta dia melakukan hal yang sama. Ini akan membuat anak memahami dan belajar bahwa dia harus menunggu, sekaligus melatih anak untuk tidak merengek saat meminta sesuatu.

Baca Juga

Dengan menanggapi permintaan secara tenang dan sabar, secara tidak langsung bunda juga sedang mengajarkan bahwa dia bukan satu-satunya pusat perhatian.

Anak akan memahami bahwa ada hal lain yang harus orang tuanya perhatikan. Secara tidak langsung anak akan belajar menunggu saat meminta sesuatu kepada anaknya.

Tinggalkan Balasan