4 Faktor Paling Berpengaruh Pada Perkembangan Anak

Mypoly Indonesia – Perkembangan anak usia dini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sebagai pengasuh dan orang yang paling berpengaruh di kehidupannya, kita wajib memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan anak lho Bun.

Lingkungan anak, pola makan, pola belajar, dan kasih sayang orang tua adalah beberapa faktor yang menjadi pengaruh utama perkembangan anak.

Kita dapat mengendalikan faktor-faktor tersebut agar kita bisa mengatasi kebutuhan anak dengan lebih baik.

Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan anak usia dini.

Keluarga dan Ikatan

Ini adalah pengaruh paling terpenting pada perkembangan anak Bun.

Ikatan keluarga membantu memelihara dan melindungi si kecil secara fisik maupun emosional, termasuk gaya mengasuh yang berbeda.

Baca Juga – 4 Manfaat Memeluk Anak Untuk Perkembangan Psikologi Anak

Bermain dengan anak adalah salah satu cara membangun hubungan emosional anak, dan akan membantu mengembangkan keterampilan motorik anak.

Lingkungan Fisik

Lingkungan juga mempengaruhi perkembangan anak. Jika dalam satu rumah terlalu banyak orang, ini bisa menyebabkan si kecil mencari bentuk-bentuk perhatian alternatif yang bisa menyebabkan adanya jarak emosional antara mereka dan Bunda lho.

Faktor penting bagi anak adalah lingkungan sekolah, mengingat anak-anak cenderung banyak menghabiskan waktu di sekolah setiap hari.

Sebagai orang tua, Bunda harus memilih sekolah yang benar-benar sesuai dengan si kecil.

Baca Juga – 5 Tips Memilih Sekolah Untuk Anak

Bunda harus tetap memantau perkembangan kegiatan sekolah si kecil. Konsultasilah dengan guru secara rutin, dan perhatikan hubungan si kecil dengan teman sebayanya.

Kesehatan Nutrisi

Nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan fisik dan mental si kecil. Ini akan mempengaruhi fungsional fisik yang penting pada usia lanjut.

Saat anak-anak, kebiasaan buruk seperti makan yang tidak sehat atau berlebihan menyebabkan kenaikan berat badan, obesitas, diabetes, pertumbuhan terhambat, kelesuan dan sejumlah komplikasi lainnya.

Pastikan si kecil mendapatkan nutrisi yang lengkap seperti vitamin A, yodium, zat besi, karena jika kurang akan menyebabkan masalah serius seperti cacat penglihatan, gondok, kretinisme, anemia, dan sebagainya.

Ini akan mempengaruhi ketrampilan motorik dan perkembangan sosial balita dan anak-anak.

Belajar

Selain belajar disekolah, pastikan lingkungan rumah juga menjadi sarana mengasah keterampilan mereka ya Bun.

Lingkungan yang tenang dan penuh kasih memungkinkan anak untuk fokus pada peningkatan kemampuan mereka.

Bunda harus berusaha menciptakan peluang bagi anak untuk mengeksplorasi minat mereka terutama di rumah.

Baca Juga – 11 Tips Agar Anak Mudah Belajar Matematika

Tanamkan rasa ingin tahu pada mereka, dorong mereka untuk mempertanyakan segala sesuatu dan ajarkan mereka untuk mencari solusi sendiri.

Sebagai orangtua, kita berkewajiban untuk mengekspos mereka ke lingkungan yang tepat karena mereka akan memiliki dampak langsung pada perilaku, pembelajaran, dan kepribadian.

Tinggalkan Balasan