7 Penyebab Anak Susah Tidur

Mypoly Indonesia – Tidur merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, bukan hanya orang dewasa, anak-anak cenderung lebih membutuhkan istirahat yang cukup. Saat tidur, anak mengumpulkan energinya kembali dan metabolisme pertumbuhannya terjadi saat dia tidur.

Namun ada kalanya anak susah tidur, beberapa penyebabnya diantaranya sebagai berikut.

Anak takut terpisah dari orang tuanya

Sering kali anak kecil mengalami kecemasan saat tidur terpisah dengan orang tuanya. Ini menyebabkan dia merasa tidur merupakan hal yang menakutkan baginya. Terlebih jika dia tidur dalam keadaan gelap dan sendirian.

Disini bunda harus menenangkannya, kematangan otak dan kognitif anak masih kurang dalam menangani tekanan emosi dengan baik.

Baca Juga

Mungkin bagi sebagian orang tua, tidur terpisah merupakan pelatihan kemandirian yang baik untuknya, memang benar, namun jika tidak diimbangi dengan perlakuan yang baik justu akan membuat si kecil cemas dan mengalami gangguan dalam tidur.

Bahkan ini kecemasan menjelang tidur bisa membuat anak mengalami mimpi buruk dan terbangu dengan kondisi emosional yang buruk.

Solusinya, bunda bisa menemani si kecil sebelum tidur, hingga dia terlelap, atau menghias kamar tidurnya dengan mainan yang disukainya. Buat kamar tidur senyaman mungkin, dengan bertambahnya usia dan perlakuan kepada anak sebelum tidur akan membuta ketakutannya menghilang secara perlahan.

Mimpi buruk

Anak yang mengalami mimpi buruk biasanya akan kesulitan untuk tidur kembali. Mimpi buruk pada anak disebabkan oleh banyak hal (Baca Juga – Penyebab Anak Sering Mengigau Saat Tidur).

Sebaiknya bacakan dongeng atau cerita yang menyenangkan sebelum si kecil tidur, ini akan meminimalisir terjadinya mimpi buruk karena alam bawah sadar anak sudah tertanam hal-hal yang menyenangkan.

Waktu tidur yang salah

Kebanyakan orang tua menyuruh anak untuk tidur di waktu yang terlalu cepat bagi anak, sebelum tubuh mereka siap untuk tidur. Tubuh yang belum memproduksi hormon melatonin dalam jumlah yang cukup justru akan membuatnya bosan dan bisa memicu anak untuk memikirkan hal-hal yang membuatnya takut.

Akibatnya justru anak menjadi ketakutan, cemas, dan bahkan mengalami mimpi buruk.

Masalah pada ritme tidur sirkadian

Setiap anak memiliki ritme tidur sirkadian masing-masing. Ritme sirkadian inilah yang mengatur kapan tubuh si kecil membutuhkan tidur, dan kapan harus bangun. Jika anak sulit tidur pada malam hari atau mudah mengantuk dan tidur di waktu yang tidak sewajarnya, ada kemungkinan anak mengalami masalah pada ritme sirkadiannya.

Untuk mengatasi masalah ini, bunda perlu menyesuaikan kembali jam biologis anak dengan lingkungan secara perlahan. Ajak anak keluar rumah pada siang hari agar tetap terpapar sinar matahari. Kemudian jika sudah memasuki waktu tidur, matikan lampu kamar atau alat elektronik lainnya yang memancarkan cahaya biru.

Karena lampu dan barang elektronik, seperti televisi, dapat menekan produksi melatonin (hormon yang membuat anak tidur), sehingga anak akan lebih sulit untuk tidur dalam keadaan kamar terang.

Televisi dan alat elektronik lain

Menurut penelitian di Amerika, waktu menonton televisi yang terlalu banyak berhubungan dengan tingginya masalah tidur seperti kecemasan, waktu tidur yang tertunda, dan anak yyang menolak untuk tidur.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa anak yang menonton tayangan televisi untuk dewasa, seperti program berita siang, bisa menurunkan durasi tidur anak dan meningkatkan gangguan tidur pada anak.

Selain televisi, alat elektronik lain seperti handphone juga bisa menyebabkan gangguan tidur pada anak.

Stress dan kecemasan

Stress dan kecemasan pada anak juga bisa menyebabkan anak sulit untuk tidur lho bun. Stres dapat meningkatkan hormon stres dalam tubuh, sehingga membuat anak merasa tidak ingin tidur dan tetap terjaga.

Lingkungan sekitar anak bisa menyebabkan anak terkena stress, misalnya ketika anak mengalami masalah dnegan temannya, memikirkan adanya ujian sekolah, atau tentang aktivitas lain yang membuatnya merasa cemas.

Solusinya, sebelum tidur ajak diskusi si kecil, agar stress yang dialaminya karena terlalu banyak pikiran bisa berkurang. Ajak anak untuk diskusi dan berikan dia solusi terbaik.

Baca Juga

Waktu tidur siang yang salah

Anak yang kesulitan tidur juga bisa disebabkan karena jam tidur siang yang salah. Misalnya jam tidur siang yang terlalu sore, akan mengakibatkan jam tidurnya pada malam hari bergeser.

Itulah 7 Penyebab Anak Susah Tidur. Sebaiknya anak sudah siap untuk tidur setidaknya 30-60 menit sebelum waktu tidur. Jauhkan anak dari peralatan eletronik pada waktu sebelum tidur.

One thought on “7 Penyebab Anak Susah Tidur

  1. Pingback: 12 Gejala Malaria Pada Anak, Bunda Harus Waspada Lho | Mypoly Indonesia

Tinggalkan Balasan