Ini Lho Cara Menghadapi Anak Keras Kepala Dengan Bijak

Mypoly Indonesia – Setiap orang tua pasti ingin anaknya menjadi anak yang baik dan penurut ya Bun. Tapi kadang malah sebaliknya, anak suka melawan dan keras kepala.

Dalam menghadapi anak yang keras kepala tak jarang malah membuat orang tua meluapkan emosinya dan marah-marah, ini justru hal yang salah. Sebaiknya kita bisa mengontrol emosi. Nah berikut ini cara menghadapi anak keras kepasa dengan bijak.

Dengar keinginanan anak

Komunikasi menjadi hal terpenting saat ada konflik dengan si kecil. Apabila bunda mau setiap omongannya didengarkan anak, maka bunda harus mendengarkan keinginan anak terlebih dahulu. Anak yang keras kepala biasanya memiliki pendapat yang kuat, dan menjadi keras kepala jika keinginannya tidak didengarkan.

Baca Juga – 4 Manfaat Memeluk Anak Untuk Perkembangan Psikologi Anak

Untuk menghadapinya, bunda harus mendekati si kecil kemudian dengar apa yang dia inginkan, dengan seperti ini anak akan merasa penting dan lebih tenang tanp melawan orang tuanya.

Jangan memaksa

Saat bunda memaksakan sesuatu pada anak mereka akan melakukan pemberontakan. Nah, daripada memaksa anak lebih baik memberikannya respon sehingga anak akkan merasa orang tuanya sedang memberikan perhatian.

Hadapi anak dengan tenang

Ini adalah kunci utama dalam menghadapi anak yang keras kepala. Kita harus sabar, tenang, bisa mengontrol emosi, marah-marah dan jangan membentak anak ya bun. Hal itu justru akan semakin memperparah keadaan, akibatnya si kecil akan semakin melawan.

Lakukan kegiatan yang dapat membantu kita lebih tenang seperti olahraga, mendengarkan musik atau aktivitas lainnya yang akan membantu meningkatkan suasana hati. Sikap yang tenang akan mempengaruhi suasana hati anak sehingga lebih tenang.

Ajak berdiskusi

Dalam beberapa hal terkadang kita harus melakukan negosiasi dan tawar menawar dengan anak. Dengan ini kita menunjukkan bahwa kita tidak seenaknya saja menolak keinginan si kecil, namun memberi pertimbangan dan dapat melatih si kecil dalam mengambil keputusan.

Misalnya, ketika meminta si kecil tidur dengan baik-baik, namun tetap tidak mau. Cara yang bijak bukanlah dengan memaksa si kecil untuk segera tidur, tetapi memberikannya pertimbangan. Bunda dapat bertanya pada si kecil kapan ia ingin tidur, kemudian tanyakan juga alasannya. Setelah itu, bisa mengajak anak berdiskusi lalu menentukan waktu tidur yang tepat untuk si kecil.

Baca Juga – 15 Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Dan Mandiri

Buat lingkungan yang nyaman

Anak adalah peniru yang handal, ingat ya Bun. Mereka belajar dari apa yang mereka lihat di lingkungan sekitar. Jika anak sering melihat orang tuanya bertengkar maka ketika dia dewasa nanti dia akan menjadi orang yang mudah marah dan agresif.

Untuk itu biatlah lingkungan si kecil menjadi lebih tenang dan menyenangkan, sehingga si kecil akan merasa aman dan suasana hatinya akan lebih stabil.

Jangan memperlakukan anak yang memiliki sifat keras kepala dengan kasar. Hal ini akan diserap dalam ingatannya, bisa saja kejadian ini akan ia lakukan di masa depan.

Jangan mempermalukannya didepan umum

Saat menegur atau menasehati anak sebaiknya lakukan dengan suara yang lembut namun tidaj mengurangi ketegasan. Hindari memarahi anak didepan umum karena bisa menyebabkan trauma pada anak.

Baca Juga

Anak keras kepala biasanya memang suka melawan, sulit dibujuk dan diatur. Hal ini terkadang membuat bunda kesal dan emosi. Namun, dengan cara-cara di atas bunda bisa menghadapi anak keras kepala dengan bijak.

Tinggalkan Balasan