Mengatasi Masalah Kulit Pada Bayi dan Cara Perawatannya

Mypoly Indonesia – Tak hanya karena lapar dan haus, terkadang ada masalh lain yang membuatnya rewel lho, salah satunya karena masalah kulit. Meskipun bunda sangat telaten merawat si kecil, bisa saja sewaktu-waktu masalah kulit datang menyerang, seperti ruam popok, biang keringat, jerawat, dll.

Kulit bayi yang baru lahir memang rentan terhadap beragam ruam dan masalah kulit lainnya. Untungnya, sebagian besar ruam tersebut tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Berikut ini beberapa masalah kulit pada bayi dan cara mengatasinya.

Baca Juga – 15 Cara Mencegah Biang Keringat Pada Anak

3 masalah kulit yang sering terjadi pada bayi

Rasa gatal yang ditimbulkan kan membuat si kecil secara reflek menggaruk kulitnya, ini bisa membuat kulit merah dan lecet. Tentu bunda tidak mau kulit si kecil berubah menjadi berwarna merah, bersisik dan gatal karena masalah kulit yang menyerangnya kak? Untuk itu bunda wajib mengetahui beberapa penyebab masalah kulit dan cara menghindarinya.

Biang Keringat

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan bahkan bisa menyebabkan sensasi menyengat atau perih. Biang keringat biasanya munculdi bagian leher, wajah, punggung, dada atau paha beberapa hari setelah terkena suhu panas.

Kulit bayi yang sangat sensitif sangat rentan terkena biang keringat, hal ini dikarenakan kelenjar keringat mereka belum sepenuhnya berkembang.

Beberapa cara yang bisa bunda lakukan untuk mengobati biang keringat si kecil. Diantaranya

  • Menggunakan baju yang agak longgar untuk si kecil.
  • Pindahkan si kecil ke tempat yang lebih sejuk atau teduh.
  • Mandikan si kecil dengan air hangat, atau bunda bisa tambahkan 2 sendok teh baking soda per 3,8 liter ke air mandinya untuk membantu menghilangkan biang keringat.
  • Gunakan bedak yang mengandung Witch Hazel dan Calamine pada si kecil. Witch Hazel dipercaya berguna untuk kulit yang tengah mengalami gatal-gatal, inflamasi atau pembengkakan, memar, luka akibat gigitan serangga, dan iritasi kulit lainnya. Sedangkan Calamine bersifat menenangkan dan melindungi kulit dari iritasi kulit ringan, seperti biang keringat.

Ruam Popok

Ruam popok biasannya terjadi pada bayi dan anak di usia dibawa 2 tahun, dan berada di sekitar area popok. Ruam popok disebabkan karena adanya gesekan kulit yang sensitif dengan popok yang sudah basah. Ini akan menyebabkan kulit berwarna merah.

Selain itu ruam popok juga disebabkan oleh jamur dan alergi terhadap tisu, popok, deterjen, sabun, atau lotion.

Cara mengatasinya dengan membersihkan kulit menggunakan sabun khusus bayi yang mengandung kimia yang sangat ringan, usahakan jangan menggosok karena bisa membuat kulit menjadi iritasi.

Sering-seringlah mengganti popoknya agar kulit tetap kering dan bersih. Jangan gunakan tisu yang mengandung alkohol atau pewangi. Gunakan krim khusus yang mengandung Zinc Oxide, Allantoin, dan juga Witch Hazel. Zinc Oxide merupakan pelindung kulit untuk mengobati dan mencegah ruam popok, sedangkan Allantoin dan Witch Hazel juga dipercaya bisa mengobati ruam popok pada Si Kecil dan iritasi kulit ringan lainnya.

Jerawat Pada Bayi

Meski sering terjadi, namun penyebab jerawat pada bayi masih belum diketahui lho bun. Jerawat pada bayi diartikan sebagai benjolan merah kecil yang tumbuh di wajah atau tubuh bayi.

Sama seperti pada orang dewasa, jerawat ini akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan sekalipun. Untuk membantu membersihkannya, berikan obat berbentuk salep atau krim.

Baca Juga

Untuk mencegah datangnya jerawat pada Si Kecil, Bunda juga dapat menggunakan sabun khusus untuk buah hati Bunda yang mengandung buah kaya akan antioksidan, seperti blueberry. Antioksidan dapat membantu melawan penyakit, seperti jerawat pada Si Kecil.

Itulah beberapa Masalah Kulit Pada Bayi dan Cara mengatasinya.

Tinggalkan Balasan